Gambar Armada Band

Andith (DRUM), Rizal (VOCAL), Endra' (BASS), Mai (GUITAR) dan Radha (GUITAR)

ARMADA BAND

Andith (DRUM), Rizal (VOCAL), Endra' (BASS), Mai (GUITAR) dan Radha (GUITAR)

ARMADA BAND

Andith (DRUM), Rizal (VOCAL), Endra' (BASS), Mai (GUITAR) dan Radha (GUITAR)

ARMADA BAND

Andith (DRUM), Rizal (VOCAL), Endra' (BASS), Mai (GUITAR) dan Radha (GUITAR)

ARMADA BAND

Andith (DRUM), Rizal (VOCAL), Endra' (BASS), Mai (GUITAR) dan Radha (GUITAR)

Rabu, 12 Desember 2012

Tutorial Basis Data dengan MySQL : Pengenalan MySQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial.
MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius.
MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Keandalan suatu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.
MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain :
  • Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
  • Open Source.MySQL didistribusikan secara open source, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma.
  • 'Multiuser'. MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
  • 'Performance tuning'. MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
  • Jenis Kolom. MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
  • Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
  • Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses userdengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
  • Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
  • Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
  • Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
  • Antar Muka. MySQL memiliki interface (antar muka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
  • Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool) yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
  • Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.

Materi MYSQL


MYSQL
1. PhpMyadmin
Pada awalnya para programmer web dalam membuat atau mengelola suatu database
dilakukan pada console (pada sistem operasi Linux) atau dos-prompt (pada sistem operasi
Windows). Semenjak adanya paket yang menyatukan antara Apache-MySQL-PHP, yaitu
salah satunya PHPTriad, sehingga untuk melakukan pembuatan dan pengelolaan database
dapat dilakukan pada browser, yaitu yang dikenal dengan phpmyadmin. Xampp pun
menyediakan folder phpmyadmin yang berfungsi dalam pembentukan dan pengelolaan
database pada browser Adapun alamat url phpmyadmin pada xampp dioperating sistem
Linux ataupun Windows, adalah sebagai berikut: http//localhost/phpmyadmin/
2. PROSES KERJA
Untuk menampilkan phpmyadmin, Anda harus mengaktifkan MySQL pada kotak dialog
Xampp Control Panel Application, yang tampilannya seperti berikut:
Pemrograman PHP 2
Setelah mengaktifkan MySQL, maka langkah berikutnya yaitu membuka alamat url
http://localhost/phpmyadmin/ pada browser.
Di dalam phpmyadmin dalam proses pembuatan dan pengelolaan database dapat dilakukan
secara grafis atau pun secara manual dengan cara memasukkan perintah-perintah SQL,
baik yang bersifat DDL ataupun DML.
Untuk lebih jelasnya, akan dibuat sebuah database baru dengan menggunakan 2 cara,
yaitu: cara manual dan dilakukan secara grafis.
Secara grafis:
1. Masukkan nama database yang akan Anda buat pada bagian “Create new database”,
misalnya dengan memasukkan database baru dengan nama dbbaru.
2. Klik tombol “Create”, langkah berikutnya adalah membuat tabel dan berapa jumlah field
yang dibutuhkan. Misal: membuat tabel tdbbaru dengan jumlah field 5 pada database
dbbaru. Cara kerjanya, yaitu:
  • Pada bagian “Create new table on database dbbaru”. Masukkan nama tabel tdbbaru di bagian Name dan masukkan jumlah field di bagian “Number of fields”, yaitu 2. 
  • Setelah itu klik tombol “Go”
  • Masukkan Nomor pada bagian “Field” dan pada bagian “Type” pilih lnt serta pada
  • bagian “Extra” pilih auto_increment (akan tampil urutan nomor secara otomatis
  • tanpa harus menginputnya), klik radiobutton di bagian ”Primary Key”.
  • Field berikutnya yang akan dibuat adalah Nama, pilih Varchar pada bagian ”Type” dan masukan nilai 25 pada bagian ”Length/Values”.
  • Klik tombol “Save” untuk menyimpan tabel yang telah dibuat.
Pemrograman PHP 3
Secara manual:
1. Klik icon maka akan tampil halaman bam seperti terlihat pada gambar ini:
Gambar 1.4 Membuat Table dengan Sistem Manual
2. Pada bagian “Run SQL query/queries on server localhost” masukkan perintah SQL
seperti berikut: Create database dbbaru Setelah itu klik tombol “Go”.
3. Berikutnya membuat tabel tdbbaru dengan field Nomor dan Nama. Cara membuatnya
dengan perintah SQL:
Create table tdbbaru (Nomor Int(5) auto_increment primary key, nama
Varchar(25))
Klik tombol “Go” untuk memproses perintah SQL tersebut
3. Structured Query Language
Structured Query Language atau yang sering disingkat SQL (dibaca “es-que-el”) adalah
merupakan bahasa yang berisi perintah-perintah pemanipulasian data dan pendefinisian
database. Yang termasuk ke dalam perintah-perintah pemanipulasian data adalah
menampilkan data, mengupdate data, menghapus data, dan menggabungkan data. Yang
termasuk ke dalam perintah-perintah pendefinisian database, adalah membuat/menghapus
database, membuat/menghapus table, dan membuat/ menghapus index.
Beberapa sistem database yang menggunakan SQL, di antaranya adalah Ms.Access,
MsSQL Server, Oracle, PostgresSQL, DB2, MySQL, Interbase, dan lainnya.
Pemahaman dan penguasaan tentang perintah-perintah SQL adalah suatu keharusan
bagi seorang programmer baik itu programmer web server atau programmer aplikasi.
Dalam membuat program yang berhubungan dengan database, perintah-perintah SQL ini
akan diikutsertakan.
SQL-database memiliki sifat dinamis, maksudnya struktur tabelnya dapat berubah
sewaktu-waktu tanpa harus melakukan konversi data yang sudah ada karena InformixSQL
secara otomatis melakukannya. SQL-database juga memiliki fasilitas proteksi terhadap
integritas database. Misalnya, seorang user membuat file transaksi yang berperan dalam
menyimpan seluruh hasil modifikasi dari database.yang bersangkutan, dan juga dapat
merekontruksi database dari file back-up sehingga menghasilkan database yang up to date.
Yang perlu diketahui bahwa tabel-tabel yang terdapat pada suatu database tidak dibatasi
jumlahnya.
Pemrograman PHP 4
4. SEJARAH SQL
Sejak kapan SQL mulai diperkenalkan ke khalayak umum sebagai bahasa standar
database? Pada tahun 1970, seiring dengan perkembangan database yang kian kompleks.
E.F Codd memperkenalkan database relasional dalam sebuah artikel yang berjudul “A
Relational Model of data for large shared data bank”. Dari sinilah lahir suatu konsep dasar
untuk mengembangkan database atau basis data.
Jadi pada tahun 1979-lah awal mula lahirnya SQL, yaitu dimulai dari Codd yang
memperkenalkan idenya tersebut dalam konsep yang lebih nyata, kemudian dikembangkan
menjadi sebuah database relasional, yang salah satunya dari bahasa database relasional
tersebut adalah SQL.
Kelahiran SQL juga tidak terlepas dengan sebuah proyek IBM yang dikenal dengan
Sistem R. Proyek, yaitu sebuah proyek yang bertujuan untuk mengembangkan sebuah
sistem database relasional yang dapat memenuhi segala jenis sistem pengoperasian
database modern. Dengan memperkenalkan sebuah bahasa yang dinamakan sequel yang
berkembang menjadi SQL.
5. PENGGUNAAN SQL
Menurut penggunaannya, perintah-perintah SQL dapat dikelompokkan menjadi 2
bagian, yaitu:
1. Secara Interpretasi (Interactive SQL), yaitu dengan cara memasukkan perintahperintah
SQL melalui console atau mikrokomputer dan secara langsung diproses
sehingga dapat langsung dilihat.
2. Secara Sisip (Embedded SQL), yaitu dengan cara menyisipkan perintah-perintah SQL
ke dalam bahasa pemrogram tertentu sehingga untuk melihatnya dibutuhkan media
khusus yang dirancang oleh seorang programmer.
6. STATEMEN SQL
Yang dimaksud dengan statement SQL adalah sekumpulan perintah-perintah SQL yang
memiliki peranan dalam pembentukan dan pengaturan suatu database.
Statemen SQL terbagi menjadi 3 bagian, yaitu:
1. DDL (Data Definition Language), yaitu sebuah perintah SQL yang berorientasi pada
pembentukan atau penghapusan database, label dan index.
Yang termasuk ke dalam kategori DDL:
Create database Drop database Alter table
Create table Drop table
Create index Drop index
Create view Drop view
Pemrograman PHP 5
2. DML (Data Manupulation Language), yaitu perintah-perintah SQL yang berhubungan
dengan data atau record, di antaranya menampilkan data, menghapus data, atau
meng-update data.
Yang termasuk ke dalam kategori DML:
Insert, Select, Update, dan Delete.
3. DCL (Data Control Language), merupakan kumpulan perintah SQL yang berfungsi untuk
melakukan pendefinisian pemakai yang boleh atau tidak mengakses database dan apa
saja privilegenya.
Yang termasuk dalam kategori DCL:
Commit, Rollback, Grant, dan Revoke
7. FUNGSI SQL
Fungsi-fungsi SQL ini penggunaannya harus bersamaan dengan perintah DML. Fungsi-fungsi
SQL yang lazim digunakan, di antaranya adalah:
1. Fungsi Agregat, yaitu sebuah fungsi built-in yang hampir pasti ada dalam sistem
database relasional. Dengan kata lain fungsi agregat merupakan fungsi standar dari SQL.
Yangtermasuk dalam fungsi agregat:
Avg, Sum, Count, Max, Min, Std, dan Stddev.
2. Fungsi Aritmatik, yaitu sebuah fungsi yang berguna dalam program perhitungan atau
manipulasi data numerik.
Yangtermasuk dalam fungsi aritmatik, di antaranya:
+ (penjumlahan), – (pengurangan), * (perkalian), / (pembangian), %
(; hasil bagi), ABS(x), ACOS(x), ASIN(x), ATAN(x), COS( CEILING(x),
ROUND(x), dan lain sebagainya.
3. Fungsi String, berfungsi untuk melakukan manipulasi data yang bertipe string.
Yang termasuk dalam fungsi string, di antaranya:
Ltrim(x), Trim(x), Replace(x), Left(x), dan sebagainya.
4. Fungsi Tanggal, memiliki fungsi untuk mengatur data-data yang bertipe data datetime.
Format tanggal dan jam pada MySQL:
yyyy-mm-dd hh:ii:ss
Yang termasuk dalam fungsi string, di antaranya:
NowQ, HourQ, Minute(), MonthQ, dan sebagainya.
Pemrograman PHP 6
8. Data Definition Language
Sebelumnya, telah dijelaskan bagaimana cara melakukan pembuatan dan pengaturan
database melalui browser, yaitu dengan phpmyadmin. Mungkin bagi yang terbiasa
melakukan pembuatan dan pengaturan database lewat console atau dos-prompt akan
terasa kurang nyaman jika harus melakukannya pada browser. Untuk itu pada bab ini, akan
dibahas bagaimana cara melakukan pembuatan dan pengaturan database lewat console
pada operating system Linux atau dos-prompt pada operating system Windows.
Cara pembuatan dan pengaturan database pada console Linux:
1. Pada console, masukkan perintah: su-Untuk masuk ke dalam super user.
2. Lalu masukkan perintah:/opt/xampp/xampp start Untuk mengaktifkan apache dan mysql
3. Setelah mengaktifkan apache dan MySQL, langkah selanjutnya yaitu menjalankan mysql.
Dengan cara memasukkan perintah: /opt/xampp/bin/mysql Akan terlihat tampilan pada
console seperti gambar ini:
Gambar 3.1 Konsole Linux
Cara pembuatan dan pengaturan database pada dos-prompt Windows:
1. Setelah mengaktifkan command prompt atau dos-prompt, masukkan perintah seperti
berikut: cd \Program Files\xampp\mysql\bin
2. Akan terlihat pada command prompt:
C:\Program Files\xampp\mysql\bin> dan masukkan perintah seperti berikut:
mysql -u root

Dasar Pemrograman (Java)

Dalam mempelajari Java saat ini memang bisa dibilang kita tidak memerlukan proses Compile melalui CMD karena sudah banyak tools (IDE) yang sudah dilengkapi dengan Compiler yang dapat mempermudah proses Compile. Namun untuk mempelajari Java dari dasar tidak ada salahnya kita pelajari dari dasar terlebih dahulu, istilah keren jaman sekarang yaitu From Zero To Hero, Jadi kita bisa memahami keseluruhan program Java. Dan pada kesempatan ini saya akan menggunakan sistem operasi Windows XP agar rekan-rekan penguna windows bisa memahapi proses Compile program Java. Untuk penjelasan kali ini yang dibutuhkan adalah : 1. Komputer dengan OS Windows XP 2. Java Development Kit (JDK) 3. Java Runtime Environtment (JRE) Berikut penjelasan singkan dari kebutuhan diatas : Java Development Kit (JDK) Java Development Kit merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan proses kompilasi dari kode Java menjadi bytecode yang dapat dimengerti dan dapat dijalankan oleh Java Runtime Environtment. Java Development Kit wajib terinstall pada komputer yang akan melakukan proses pembuatan aplikasi berbasis Java. Namun Java Development Kit tidak wajib terinstall di komputer yang akan menjalankan aplikasi yang dibangun menggunakan Java. Java Runtime Environtment (JRE) Java Runtime Environtment merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dibangun menggunakan java. Versi JRE harus sama atau lebih tinggi dari JDK yang digunakan untuk membangun aplikasi agar aplikasi dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Sebelum melanjutkan ke proses berikutnya pastikan JDK & JRE sudah terinstall di komputer anda, jika belum terinstall silahkan download JDK & JRE disini kemudian installkan dikomputer anda. Jika semua kebutuhan sudah terinstall maka langkah berikutnya adalah setting path pada komputer anda, berikut langkahnya...
1. Buka Properties-nya My Computer

2. Pilih tab Advanced
3. Klik tombol Environment Variables

 
4. Tambahkan variabel dengan nama PATH dengan value alamat bin.nya Java

5. Tambahkan contohnya seperti gambar dibawah ini
 6. Setelah path ditambahkan maka akan mucul seperti gambar dibawah

7.  Sampai disini pengaturan path Java sudah selesai, berikutnya mari kita mulai compile & jalankan program javanya melalui CMD, buka Command Prompt melalui Run dan ketikkan cmd.





Tentukan letak penyimpanan file Java yang akan dikerjakan.. Misal saya simpan file aplikasi.java di C:\,  Berarti, dari command prompt, saya harus masuk ke folder C:\ terlebih dahulu.. Untuk itu, mari belajar perintah dasar keluar masuk folder di command prompt,. Untuk pemula, bisa diikuti care berikut.. Pertama kali masuk cmd biasanya direktori (baca:folder) kerjanya langsung mengarah ke folder milik user yang sedang aktif, dalam percobaan kali ini, misalnya langsung masuk ke C:\Document and Setting\Virtual Berikut perintah-perintah dasarnya:
  • Untuk mengetahui ada file apa saja disitu..
    dir
  • Untuk ‘Up’ satu tingkat direktori..
    cd..
  • Untuk masuk folder..
    cd [nama folder]
Karena saya menyimpan file java di drive C maka terlebih dahulu saya harus mengarahkan ke drive C dengan cara menggetikan cd C:\
Berikutnya kita periksa apakan sudah benar file tersebut ada di drive C saya ketikkan dir, dan terlihat sudah ada file bernama aplikasi.java.
Selanjutnya saya akan mulai lakukan Compile terhadap file aplikasi.java dengan mengetikan perintah javac [nama_file].java dan saya akan mengetikkan javac aplikasi.java kemudian tekan enter.
Jika proses kompilasi tidak menampilkan pesan error maka proses Compile sudah berhasil dan secara otomatis akan menghasilkan file aplikasi.class
Berikutnya jalankan program yang sudah di compile dengan mengetikkan perintah java [nama_file] dan pada praktek ini saya ketikkan java aplikasi kemudian tekan enter maka otomatis output program akan tampil di layar:


 

membuat form login dengan database Mysql di C# ( C Sharp )


Pada tutorial kali ini akan dibuat suatu project untuk login, dimana data user dan passwordnya di simpan disuatu DBMS, dan disini DBMS yang digunakan adalah MYSQL. untuk langkah langkah pembuatannya silahkan perhatikan dibawah ini. sebelumnya siapkan terlebih dahulu project kosong, klik file new project, setelah muncul kotak dialog baru, ketik nama project pada kotak project name, klik OK. Untuk selanjutnya silahkan ikuti instruksi-instruksi dibawah ini. sebelumnya silahkan baca artikel bagaimana cara mengkoneksikan antara C# dengan DBMS mysql disini karena ini akan sangat membantu dalam memahi materi ini
langkah 1 : Tambahkan satu komponen picture box, empat label, dua button dan dua textbox, atur dan tata sedemikian rupa sehingga tampilannya seperti pada gambar dibawah.
langkah 2 : klik ganda pada button satu untuk membangkitkan event klik pada button tersebut, tambahkan code berikut ini pada event klik tersebut
 if (statusLogin(textBox1.Text, textBox2.Text) == true)
     {
        this.Hide();
        Form2 frm2 = new Form2();
        frm2.ShowDialog();
     }
     else
     {
        MessageBox.Show("Username atau password salah");
     }

langkah 3 : tambahkan function status login(string user, string password), berikut ini source lengkapnya
   MySqlConnection db = new MySqlConnection(connectionSQL);
   db.Open();
   MySqlCommand dbcmd = db.CreateCommand();
   string sql = "select user,password from formlogin";
   dbcmd.CommandText = sql;
   MySqlDataReader reader = dbcmd.ExecuteReader();
   while (reader.Read())
   {
      if ((reader.GetString(0).ToString() == user) &&

      (reader.GetString(1).ToString() == password))
      {                   
       return true;
      }

   }
   db.Close();
   return false;

source code diatas merupakan code untuk melakukan koneksi antara C# dengan DBMS mysql, untuk cara detail bagaimana mengkonkesikan antara C# dengan mysql silahkan baca artikel disini
Langkah 4 : Buat database di mysq dengan isi filed ID,USER,PASSWORD. dan isikan data di database tersebut, nama database dan nama table dalam database adalah "formlogin"
langkah 5 : Done. program selesai dibuat


Jika langkah langkah diatas dilakukan dengan benar, maka saat program dijankan program akan menampilakan suatu form seperti pada gambar diatas, masukan password dan user sesuai dengan data yang ada didatabase, jika data password dan data user benar. akan muncul suatu form yang menunjukan bahwa login berhasil. jika data password dan data user salah, maka akan muncul pesan bahwa user dan password salah. dan jangan lupa, sewaktu menjalankan program service mysql harus berjalan. berikut preview hasil program yang sudah selesai

Gambar 1. Preview ketika program dijalankan


Gambar 2. Preview ketika program dijalankan
 

MYSQL

Pendahuluan 
SQL ( Structured Query Language ) adalah bahasa stndart yang digunakan untuk mengakses server database . Semenjak tahun 70-an bahasa ini telah dikembangkan oleh IBM, yang kemudian diikuti dengan adanya Oracle, Informix dan Sybase. Dengan menggunakan SQL, proses akses database menjadi lebih user-friendly dibandingkan dengan misalnya dBase ataupun Clipper yang masih menggunakan perintah – perintah pemrograman murni. Selain MySQL, ada beberapa jenis pemograman yang berorientasi database yang dapat digunakan untuk aplikasi di web seperti ORACLE. Oracle merupakan sebuah perusahaan besar di dunia yang cakupan bisnis salah satunya adalah penjualan software dan pembuatan software database yang diperuntukkan bagi perusahaan-perusahaan besar di dunia. Karena softwarenya tidak bebas di “pasaran” atau tidak free software maka sebagian besar perusahaan kecil atau menengah atau programmer web masih menggunakan database MySQL sebagai software database perusahaan atau webnya. Berita terayar mengabarkan bahwa ORACLE merupakan perusahaan yang mendapatkan keuntungan terbesar dalam bisnis software database. MySQL adalah sebuah server database SQL multiuser dan multi-threaded. SQL sendiri adalah salah satu bahasa database yang paling populer di dunia. Implementasi program server database ini adalah program daemon 'mysqld' dan beberapa program lain serta beberapa pustaka. MySQL dibuat oleh TcX dan telah dipercaya mengelola sistem dengan 40 buah database berisi 10,000 tabel dan 500 di antaranya memiliki 7 juta baris (kira-kira 100 gigabyte data). Database ini dibuat untuk keperluan sistem database yang cepat, handal dan mudah digunakan. Walaupun memiliki kemampuan yang cukup baik, MySQL untuk sistem operasi Unix bersifat freeware, dan terdapat versi shareware untuk sistem operasi windows. Menurut pembuatnya, MySQL disebut seperti "my-ess-que-ell" dan bukan my-sequel ! Sebagaimana database sistem yang lain, dalam SQL juga dikenal hierarki server dengan database-database. Tiap-tiap database memiliki tabel-tabel. Tiaptiap tabel memiliki field-field. Umumnya informasi tersimpan dalam tabel – tabel yang secara logik merupakan struktur 2 dimensi terdiri atas baris dan kolom.Field-field tersebut dapat berupa data seperti int , realm char, date, time dan lainnya. SQL tidak memiliki fasilitas pemrograman yang lengkap, tidak ada looping ataupun percabangan ,misalnya. Sehingga untuk menutupi kelemahan ini perlu digabung dengan bahasa pemrograman semisal C.

Dalam training ini kita menggunakan MySQL sebgai SQL server karena
berbagai kelebihannya. Antara lain;
1. Source MySQL dapat diperoleh dengan mudah dan gratis
2. Sintaksnya lebih mudah dipahami dan tidak rumit
3. Pengaksesan database dapat dilakukan dengan mudah
Keunggulan MySQL
? MySQL merupakan program yang multi-threaded, sehingga dapat dipasang pada server yang memiliki multi-CPU.
? Didukung program-program umum seperti C, C++, Java, Perl, PHP, Python, TCL APIs dls.
? Bekerja pada berbagai platform. (tersedia berbagai versi untukberbagai sistem operasi).
? Memiliki jenis kolom yang cukup banyak sehingga memudahkan konfigurasi sistem database.
? Memiliki sistem sekuriti yang cukup baik dengan verifikasi host.
? Mendukung ODBC untuk sistem operasi Microsoft Windows.
? Mendukung record yang memiliki kolom dengan panjang tetap atau panjang bervariasi. dan masih banyak keunggulan lainnya
? MySQL merupakan software yang free, dan bisa di download diwww.mysql.com. Sedangkan software database lainnya seperti ORACLE merupakan software yang harus di beli.
? MySQL dan PHP saling terintegrasi. Maksudnya adalah pembuatan database dengan menggunakan sintak PHP dapat di buat. Sedangkan input yang di masukkan melalui aplikasi web yang menggunakan script server-side seperti PHP dapat langsung dimasukkan ke database MySQL yang ada di server dan tentunya web tersebut berada di sebuah web server.
Sistem Server Database MySQL
Sistem database MySQL memiliki sistem sekuritas dengan tiga verifikasi yaitu user(name), password dan host. Verifikasi host memungkinkan untuk membuka sekuriti di 'localhost', tetapi tertutup bagi host lain (bekerja di lokal komputer). Sistem sekuriti ini ada di dalam database mysql dan pada tabel user. Proteksi juga dapat dilakukan terhadap database, tabel, hingga kolom secara terpisah.
Referensi
Referensi pengetahuan tentang MySQL secara umum telah dipandang cukup dari manual yang telah diberikan oleh TcX (mysql_3.22). Beberapa buku lain tengan database SQL banyak dijumpai dan dapat memberikan pengetahuan tambahan tentang pemrograman SQL.
Akses Databases Pada umumnya akses ke database melalui tiga tahapan, yaitu :
1. Koneksi ke database (persiapan)
2 .Query/permintaan data (operasi)
3. Pemutusan koneksi
Koneksi ke database dilakukan menggunakan fungsi-fungsi
mysql_connect(), mysql_pconnect(), mysqlselect_db().
Untuk lebih lanjutnya, kita akan membahasnya pada bagian modul berikutnya.
Instalasi MySQL
Untuk bisa bekerja dengan software MySQl, tentunya software tersebut harus terinstal terlebih dahulu di komputer kita. Untuk mendapatkan software tersebut kita dapat download dari website resmi MySQL yaitu http://www.mysql.com. Di website tersebut ada beberapa software MySQL dari yang terlama sampai yang terbaru. Dalam modul ini kita akan menggunakan MySQL versi mysql-3.23.32- win. Setelah anda download, file tersebut harus di ekstrak supaya kita dapat menginstalnya. Setelah di ekstrak maka kita install dengan menekan file setupdua kali. Selanjutnya ikuti instruksi yang ada ketika instalasi.
Setelah kita berhasil menginstal software tersebut, maka untuk menjalankannya kita harus memulainya dari Dos-Prompt. Buka tampilan Dos- Prompt dari menu program pada tombol start. Jika kita meletakkan file instalasi mysql di direktori “c:\mysql” maka pada tampilan Dos-Prompt kita masuk ke directori tersebut.



Untuk bisa masuk kedalam system MySQL maka kita harus menuliskan sintak :
mysql –u root –p
Maka akan muncul kalimat enter password . Password yang kita masukkan adalah password yang sudah kita nyatakan pada sintak sebelumnya yaitu smkti.
Jika telah nampak sintak :
mysql>
mysql>
maka kita telah masuk kedalan system database MySQL tersebut.
Tipe Data
Beberapa jenis tipe data dalam MySQL memiliki tipe tersendiri dalam tiap field di table databasenya.
MySQL mengenal beberapa type data field, yaitu :
1. Tipe data numerik
Tipe data numerik dapat dibedakan menajdi dua kelompok, yaitu tipe data integer dan tipe data floating point. Tipe data integer untuk data bilangan bulat sedangkan tipe data floating point digunakan untuk bilangan desimal.
2. Tipe data string
3. Tipe data waktu
Tipe data char() dan varchar() pada prinsipnya sama. Yang menjadi perbedaannya adalah pada jumlah memori yang dibutuhkan untuk penyimpanan. Memori penyimpanan yang dibutuhkan tipe data char() bersifat statis, besarnya tergantung pada berapa jumlah karakter yang ditetapkan pada saat field tersebut dideklarasikan. Sebaliknya, tipe data varchar() besar memori penyimpanan tergantung terhadap berapa karakter yang digunakan ditambah 1 byte yang berisi data jumlah karakter yang digunakan.
Pengantar Sintak Dasar
MySQL merupakan bahasa pemograman database di mana penulisan sintaknya tidak serumit bahasa pemograman lainnya seperti java, C++ dan sebagainya. Satu hal yang perlu diingat bahwa setiap penulisan script MySQL di Dos-Prompt harus selalu diakhiri dengan tanda titik koma (;). Di dalam source MySQL yang telah terinstal secara default telah terisi
sebuah database yang bernama mysql dan tes . Untuk dapat menampilkan apasaja nama database yang telah ada maupun yang akan kita buat, gunakan sintak :
Mysql> show databases;
Perhatikan contoh di bawah ini :
Contoh di atas menunjukkan bahwa dengan menggunakan sintak show databases; berarti kita dapat menampilkan seluruh nama database yang telah ada. Sintak untuk bisa masuk kedalam salah satu system database tersebut adalah :
Mysql>use nama_database;
Perhatikan gambar di bawah ini :
Dengan mengetikkan sintak use mysql; dan keluar kalimat database change, berarti kita telah masuk ke dalam database mysql yang telah ada. Di setiap database tentu ada terdapat beberapa table yang menjadi komponen dasar sebuah database. Sintak untuk menampilkan seluruh table yang telah ada di dalam database mysql adalah :
mysql>show tables;
Didalam database tersebut ada tablecolumns_priv (columns_privilege), db, host,tables_privilege, dan user di mana tiap tablenya memiliki fungsi tertentu yang dapat diakses oleh tiap user. Database mysql ini biasanya sering digunakan bagi webmaster sebagai tempat penyimpanan data, karena table-table yang telah ada dan table yang dibutuhkan sebagian besar telah terpenuhi. Fungsi tiap table tersebut akan kita bahas di bawah ini.
Untuk bisa melihat isi seluruhnya dari salah satu table sepeti user, maka gunakan sintak sebagai berikut :
msql>select*from user;
Membuat Database Baru
Membuat database
Untuk membuat sebuah database dengan nama ‘formulir’ kita tidak perlu harus keluar terlebih dahulu dari salah satu database walau kita sebelumnya telah masuk ke dalamnya, untuk membuatnya gunakan syntax berikut
mysql>create database formulir;
Perhatikan gambar di bawah ini :
Jika ada kalimat query ok, 1 row affected (0,88 sec) berarti kita telah berhasil membuat sebuah database yang bernamaformulir. Dan untuk menghapusnya, gunakan sintak sebagai berikut :
mysql>drop database formulir;
Perhatikan gambar di bawah ini :
Pada kondisi di atas, apabila kita lupa meletakkan tanda titik koma (;) di akhir kalimat maka pada baris setelahnya akan keluar tanda (->). Di samping tanda tersebut harus kita beri tanda titik koma (;) agar dapat berjalan dengan baik.
Membuat tabel
Setelah kita memasuki sebuah database, kita dapat mulai membuat tabel – tabel sesuai dengan keperluan kita. Dalam database dikenal primary key, yaitu field yang menjadi acuan data terhadap field-field lainnya dan primary key tidak boleh null.Misalkan nama tabelnya adalah ‘data’, maka sintaknya adalah :
mysql>create table data (field1 typefield1 not null , field2 typefield2,
primary key (field1);
contoh :
create table data (nama char(15) not null, alamat char(20), primary key(nama));
Perhatikan gambar di bawah ini :

Berbeda dengan sintak membuat database yang baru (create database formulir), membuat table dalam database harus langsung disertai dengan menuliskan nama kolom dan tipe datanya. Tanpa membuat hal tersebut maka kita belum bis membuat suatu table karena kolomnya belum ada. Dan juga untuk membuat suatu table yang baik maka harus disertai dengan primary key sebagai kolom pembeda dari kolom yang lainnya agar user dalam mencari data tidak mengalami kesusahan dalam mencari data yang diinginkan.
Mengisi tabel
Setelah tabel terbentuk, kita dapat memulai pekerjaan mengisi database.
Syntax yang digunakan adalah :
mysql>insert into data (field1,field2) values (valuefield1,valuefield2);
contoh :
insert into data (nama, alamat) values (‘firdaus’,’pustena’);
perhatikan contoh di bawah ini :

yang perlu diperhatikan, untuk type field char data yang dimasukkan harus diapit tanda petik ‘ ‘, sedangkan untuk tipe integer tidak.
Untuk menampilkan isi dari imput yang barusan kita isi gunakan sintak :
mysql>select*from nama_table;
contoh :
select*from data;
perhatikan gambar di bawah :
Tanda (*) merupakan perintah untuk menampilkan seluruh kolom beserta isinya. Jika kita ingin menampilkan hanya kolom nama saja, maka sintaknya adalah:
mysql>select field from nama_table;
contoh :
select nama from data;
Perhatikan gambar di bawah :

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More